Skyegrid, Platform Cloud Gaming Pertama di Indonesia

Dengan spesifikasi yang tepat dan sesuai, maka Anda bisa mengatasi laptop lemot, dan membuat performanya semakin baik dan terawat. Memaksakan kinerja RAM dengan menyalakan aplikasi secara berlebihan juga menjadi salah satu penyebab laptop lemot. Sebagai contoh, ketika kita sedang bermain game, kita sering ikut membuka aplikasi pemutar musik secara bersamaan. Padahal, pemrosesan game saja sudah berat, tapi masih ditambah dengan pemutar musik. Sesuaikan penggunaan aplikasi dengan spesifikasi laptop Anda. Anda juga bisa mengaktifkan fitur task manager untuk mengontrol penggunaan RAM pada saat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus sebagai salah satu cara agar laptop tidak lemot. Menaruh banyak aplikasi atau program juga bisa menjadi penyebab kenapa laptop Anda menjadi pelan. Bila Anda menggunakan laptop dengan spesifikasi besar, maka hal ini tidak akan menjadi masalah. Tetapi terkadang kita menaruh terlalu banyak aplikasi pada laptop menyebabkan laptop lemot dalam merespon perintah dari user. Selanjutnya, perhatikan juga aplikasi atau program yang berjalan secara otomatis ketika laptop dinyalakan (startup).

Akan tetapi, keberadaan temporary files juga bisa menjadi salah satu penyebab komputer atau laptop menjadi lambat. Contohnya adalah ketika Hardisk sudah hampir penuh, keberadaan temporary files akan bisa memakan ruang pada Hardisk yang seharusnya tersisa untuk digunakan sebagai page file agar bisa membantu RAM menjalankan berbagai macam program. Agar bisa mengatasi kondisi ini, kalian bisa menggunakan berbagai macam aplikasi yang dapat membantu membersihkan temporary files pada komputer maupun laptop. Keberadaan start up program yang terlalu banyak pada laptop juga bisa menjadi salah satu penyebab kondisi laptop menjadi lemot. Hal ini tak lain karena beberapa aplikasi ada yang berjalan di background secara otomatis ketika kalian menyalakan laptop tersebut. Semakin banyak aplikasi yang berjalan secara otomatis ketika proses booting, maka dapat menyebab kan kondisi laptop kalian menjadi lemot. Bahkan, terkadang ketika proses start up laptop akan menjadi lebih lambat dari biasanya seperti memakan waktu hingga dua sampai tiga menit lamanya. Apalagi ketika ditambah dengan masalah loading time yang begitu lama ketika membuka aplikasi sesaat setelah proses start up juga bisa menjadi salah satu tanda adanya masalah.

Selain itu penggunaan aplikasi yang sangat berat saat startup seperti Antivirus juga sering menyebabkan masalah ini. Nah, selanjutnya saya akan share pengalaman saya tentang bagaimana cara memperbaiki agar laptop tidak lemot. Saat laptop dinyalakan, secara otomatis aplikasi-aplikasi yang ada pada daftar Startup Program akan dijalankan. Aplikasi tersebut dapat memperlambat laptop jika jumlahnya banyak. Oleh karena itu kita harus menghapus aplikasi yang tidak diperlukan pada daftar Startup Program. DEL pada keyboard lalu pilih Task Manager. Klik tab Startup. Kemudian disable semua software yang tidak diperlukan saat Windo ws dimulai dengan klik kanan pada software tersebut lalu klik Disable. R pada keyboard lalu ketik msconfig. Lalu klik tab Startup. Setelah itu disable semua aplikasi yang tidak dibutuhkan seperti cara di atas. Setelah itu restart laptop dan lihat apakah laptop anda sudah normal kecepatannya atau masih lambat. Software yang dapat mengakibatkan laptop lemot dapat diketahui melalui Task Manager. Sebelumnya, tutup semua aplikasi yang terbuka agar penyebab dapat diketahui dengan benar.

Karena bagaimana anda bisa memperbaiki dan mengatasi masalah yang terjadi pada laptop jika anda sendiri tidak mengetahui penyebab munculnya masalah tersebut. Memori Yang KurangPenyebab pertama kenapa laptop sering lemot adalah karena RAM atau memori yang kurang. Misalnya saja anda memiliki laptop dengan spesifikasi kapasitas RAM yang hanya sebesar 4GB saja, tentu saja tidak cukup untuk menjalankan beberapa aplikasi dalam satu waktu. Artinya laptop anda tersebut tidak bisa digunakan untuk melakukan ak tivitas komputasi multitasking, sehingga jangan dipaksakan untuk melakukan aktivitas multitasking karena bisa membuat laptop menjadi hang. Berikutnya, penyebab dari laptop Windows 10 yang mengalami masalah lemot atau sering ngehang adalah karena hardisk yang bermasalah. Hardisk sendiri juga mempengaruhi kemampuan dari laptop untuk menjalankan program atau aplikasi. Sehingga jika ternyata saat membuka aplikasi, laptop anda sering mengalami masalah not responding. Kemungkinan besar penyebab dari laptop yang sering ngehang dan not responding tersebut adalah karena terjadi kerusakan pada hardisk laptop. Virus atau malware adalah salah satu musuh dari laptop, tentu saja anda masih ingat kasus virus ransomware yang membuat laptop menjadi tidak bisa digunakan tersebut.

Hal ini mendorong perubahan yang dramatis dalam hal pengembangan berbagai aplikasi, yang mengarah kepada desain yang didorong untuk menghadirkan pengalaman bagi konsumen. Dengan demikian pengembangan DevOps-style menja di sangat penting, yaitu cara pengembangan perangkat lunak dimana pengembang dan profesional operation TI bekerja bersama untuk mempercepat kehadiran sebuah layanan bisnis baru. Penggunaan teknologi sensing yang terdapat dalam ponsel dan 'wearable devices' akan semakin meningkat. Pengembangan 'Mobile First' akan membuka jalan kepada pendekatan multi-channel 'Experience First' yang akan memanfaatkan ponsel pintar, tablet, smart TV, konsol game, laptop, atau platform apapun yang digunakan konsumen ketika mereka menginginkan sebuah produk atau layanan. Model pengelolaan TI perangkat bergerak/sosial tidak akan lagi terlalu memikirkan bagaimana keamanan perangkatnya itu sendiri, namun akan lebih menekankan pada pengelolaan dan keamanan aplikasi-aplikasi dan data dari sistem komunukasi bergerak, yang kesemuanya menyuguhkan pengalaman dan keterlibatan bagi pengguna. 4. Tuntutan akan kecepatan penyuguhan. Saat ini kita menghadapi generasi konsumen yang dapat memenuhi kebutuhannya sendiri ak an informasi, yang mana mereka sangat nyaman berbagi pengalaman dan informasi melalui media sosial.